Demi masa, , ,

Posts tagged ‘Sunan Muria’

Riwayat Sunan Muria

Sunan Muria

Sunan Muria adalah putra dari Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh binti Maulana Ishaq,  Sunan Muria menikah dengan Dewi Sujinah putri dari Sunan Ngudung,  sehingga Sunan Muria juga menjadi Ipar dari Sunan Kudus, nama asli nya adalah Raden Umar Said dan nama kecilnya adalah Raden Prawoto.

Dalam Berdakwah Sunan Muria menggunakan kesenian seperti gamelan, dan tembang – tembang jawa,  di dalam kesenin Sunan Muria menciptakan tembang seperti kinanti dan sinom (Maftuh Ahnan 1414H, Rahimsyah 1997) Sunan Muria mendirikan pesantren di Lereng gunung Muria.

Sunan Muria diangkat menjadi walisongo setelah sidang walisongo pada tahun 1468, yaitu setelah perjuangan walisongo di tanah jawa sudah berlangsung selama 64 tahun dan islam telah menjadi agama utama di Jawa.

Kisah Dakwah Sunan Muria.

Maling Kopo

Salah satu kisah mistik dari sunan muria adalah kisah maling kopo,  Pada saat itu di daerah Juwana ada seorang yang sakti mandraguna bernama Ki Ageng Ngerang. Suatu Hari Sunan nerang mengadakan perayaan ulang tahun putrinya yang bernama Dewi Roroyono yang merupakan kaka dari Dewi Roro Pujiwati, karena saking cantiknya wajah Dewi Roroyono, salah seorang murid Sunan Ngerang yang sudah beristri  Adipati Pethak Warak tertarik dan mulai menggoda dengan cara yang tidak sopan, mendapat perlakuan itu Dewi Roroyono marah dan menuangkan minuman kearah Adipati Pethak Warak, kontan saja Dia marah dan malu mendapat perlakuan ini, sesusai pesta Adipatai Pethak Warak tidak dapat menahan rasa ingin memiliki Dewi Roroyono, dengan ilmu yang dimilikinya dia berhasil menculik Dewi roroyono.

Keesokan harinya tentu saja suasana menjadi gempar karena hilangnya Dewi Roroyono, Sunan Ngerang pun berikrar siapa saja yang mapu mengembalikan Dewi roroyono, maka dia akan di nikahkan dengannya. Pada akhirnya Sunan Muria bersedia untuk menerima tawaran itu, akan tetapi Sunan Muria melakukannya karena semata – mata karena semangat amar ma’ruf nahi mungkar, dan ingin menolong gurunya itu, dan mulailah Sunan Muria melakukan perjalann untuk menolong Dewi Roroyono. Di tengan perjalannan  dia bertemu dengan kopo dan Genthiri, yang juga adik seperguruannya, keduanya menawarkan bantuan untuk menolong Sunan Muria, awalnya Sunan Muria keberatan, akan tetapi karena di desak terus akhirnya beliau setuju dan kembali ke pesantrennya. Dalam melaksanakan tugasnya Kopo dan Genthiri meminta bantuan kepada sang guru Dhatuk wikhu lodhamg.

Singkat cerita Kopo dan Gentiri berhasil menyelamatkan Dewi Roroyono, tetapi karena tergoda oleh kecantikan, Roroyono dan bujuk rayu Genthiri,  Kopo pun menculik Dewi Roroyono untuk di jadikan istrinya sendiri, dan di bawa ke tempat gurunya di pulau seperapat, karena tindakan muridnya salah maka Dhatuk Wiku lodang menolak membantu Kopo. Sunan Muria yang mengetahui hal ini segera mengutus para muridnya yang berilmu tinggi untuk mengejar Kopo dan mengembalikan Dewi Roroyono. Kopo berhasil dikalahkan oleh para murid Sunan Muria dan Dewi Roroyono dapat dibawa kembali ke Gunung Muria.

 

%d bloggers like this: