Demi masa, , ,

Posts tagged ‘Syekh Al-Muttamakin’

Syekh Al-Muttamakin

Syekh Muttamakin

Syekh Al Muttamakin

Syekh Al-Muttamakin merupakan seorang ulama besar yang cukup di segani pada abad ke 17M. Ia adalah putra dari pangeran Benowo II, dikenal punya banyak karomah di antaranya di mapu berbicara dan bersahabat dengan bangsa Jin.

Ada salah satu kebiasan aneh dari Syekh Al- Muttamakin yang bukan kebiasan para ulama, yaitu memelihara dua ekor anjing dan dua ekor anjing itu di beri nama sesuai dengan nama dua pejabat di desanya, akan tetapi karena Syekh Al-Muttamakin adalah keturunan dari raja Pajang maka meski marah kedua pejabat itu tidak berani melawan.

Pada suatu hari, tepatnya pada hari Idul Adha kurang dari satu bulan, Sekh Al-Muttamakin ingin pergi haji ke Mekkah, namun tidak punya waktu panjang, jika harus naik kapal maka akan makan waktu yang lama, maka jalan satu –satunya harus menggunakan jasa Jin agar cepat sampai. Niatan itu terkabul, salah satu jin dari sekian ratus muridnya bersedia mengantarkan pulang pergi dari Tuban ke Mekkah.

Berangkat dia ke Mekah, disana Syekh Al –Muttamakin berhasil menjalankan ibadah Haji dengan baik, setelah selesai dia pulang kembali ke Tuban, dengan diantar Jin muridnya, akan tetapi ternyata di tengah laut dia di ceburkan oleh jin itu, dia tidak bisa berbuat apa-apa dan baru menyadari bahwa sifat jin itu lebih buruk dari manusia.

Lalu ditengah lautan itu tiba-tiba muncul ikan Meladang yang kemudian menolongnya bahkan di antar sampai ke tepi pantai Kajen Pati. Di tepi pantai itu dia menetap untuk sementara, untuk kebutuhan minum, wudhu dan mandi ia membuat kubangan air yang sekarang menjadi sumur selang, beberapa bulan kemudian dia pindah ke desa Bulu Manis, Kec,, Margoyoso, pati  di sini dia membuat sumur yang kemudian di kenal sumur KH Muttamakin.

Kemudian Syekh Al-Muttamakin pindah lagi ke desa Cebolek untuk mendirikan pesantren, kemudian dia pindah lagi ke Desa Kajen karena diambil mantu oleh KH Samsudin, di sini syekh Al-Muttamakin sering berzikir dan menyendiri pada waktu tertentu, karena sifat ramah dan zuhudnya beliau di sukai oleh banyak orang dan mempunyai santri yang berdatangan dari berbagai daerah di tanah jawa untuk belajar ilmu tasawuf darinya.

Karena Ketinggian ilmu nya namanya semakin terkenal dikalang masyarakat keraton Surakarta Hadiningrat. Ia di anggap sebagai ulama tasawuf yang bijaksana. Syekh Al-Muttamakin pernah di tuduh menyebarkan ajaran sesat sehingga dia pernah di sidangkan, akan tetapi dalam persidangan itu dia berhasil membuktikan bahwa ajarannya tidak sesat.

Advertisements
%d bloggers like this: